Kegiatan kokurikuler kelas X dengan tema Pangan Mandiri Sekolah Berseri dilaksanakan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning/PjBL) yang melibatkan kolaborasi lintas mata pelajaran. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, dimulai pada Jumat, 24 April 2026, dengan melibatkan guru dari berbagai bidang studi seperti Kimia, Biologi, Fisika, Matematika, Bahasa Indonesia, PJOK, Sejarah, Geografi, Agama, Ekonomi, dan Sosiologi. Melalui projek ini, peserta didik diajak untuk belajar secara kontekstual dan kolaboratif dalam memahami konsep kemandirian pangan di lingkungan sekolah.
Projek diawali dengan tahap pengenalan dan identifikasi masalah yang berkaitan dengan ketersediaan pangan di lingkungan sekolah. Selanjutnya, siswa melakukan observasi lahan yang akan digunakan sebagai media tanam, dilanjutkan dengan persiapan media tanam serta penanaman bibit sayuran. Selama proses berlangsung, siswa secara aktif melakukan perawatan dan pengamatan terhadap pertumbuhan tanaman yang kemudian didokumentasikan dan dianalisis sebagai bagian dari proses pembelajaran ilmiah. Kegiatan diakhiri dengan presentasi hasil serta refleksi untuk mengevaluasi pengalaman belajar yang telah dilalui.
Setiap mata pelajaran berkontribusi sesuai dengan kompetensi yang dikembangkan. Mata pelajaran Kimia membimbing siswa dalam menganalisis unsur hara, pH tanah, dan penggunaan pupuk, sementara Biologi menekankan pada faktor lingkungan abiotik yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Fisika berperan dalam memahami pengaruh suhu dan energi panas, sedangkan Matematika digunakan untuk menghitung perkembangan tanaman dan menyajikan data dalam bentuk grafik. Bahasa Indonesia mendukung penyusunan laporan hasil observasi, PJOK mengaitkan nutrisi tanaman dengan kesehatan fisik, dan Sejarah mengkaji konsep kemandirian pangan dari perspektif waktu. Geografi membantu siswa memahami pengaruh kondisi lingkungan, Agama menanamkan nilai moral dan tanggung jawab, Ekonomi mengenalkan konsep biaya produksi, serta Sosiologi mengajak siswa mengamati fenomena sosial secara sistematis.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti kerja sama, tanggung jawab, dan disiplin. Projek Pangan Mandiri Sekolah Berseri diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan serta kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus menjadi pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh peserta didik.