Senin, 13 Juli 2026 suasana pagi di SMAN 2 Bandar Lampung terasa jauh lebih istimewa dari biasanya. Sebanyak 403 murid baru tahun pelajaran 2026/2027 hadir membawa wajah penuh semangat untuk mengikuti hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah. Sesuai dengan arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kegiatan dengan total durasi 300 menit ini dirancang khusus untuk menciptakan pengalaman beradaptasi yang berkesadaran, bermakna, dan pastinya bergembira.
Rangkaian kehangatan ini sudah dimulai bahkan sebelum jam pelajaran berbunyi. Para guru menyambut kedatangan murid baru beserta orang tua di area sekolah melalui budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun). Suasana pagi yang ceria itu semakin hidup dengan iringan jingle "Hari Baru" dan lagu "Rukun Sama Teman".
Tepat pada waktunya, seluruh peserta didik diarahkan menuju lapangan untuk mengikuti upacara bendera selama 30 menit. Upacara berlangsung dengan penuh suasana khidmat. Tim Paskibra SMAN 2 Bandar Lampung tampil memukau saat mengibarkan Sang Merah Putih, menambah rasa bangga para murid baru. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala SMAN 2 Bandar Lampung, Ibu Sevensari, S.Pd., M.M., yang sekaligus memandu pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia secara serentak untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab.
Setelah upacara selesai, kemeriahan bergeser dan dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) SMAN 2 Bandar Lampung. Di gedung kebanggaan inilah, Ibu Sevensari secara resmi membuka seluruh rangkaian kegiatan MPLS Ramah 2026.
Suasana di GSG langsung mencair ketika sesi Pengenalan Diri selama 15 menit dimulai. Lewat berbagai aktivitas ice breaking yang seru, rasa canggung antar murid perlahan luntur berganti dengan tawa keakraban. Menggandeng narasumber yang merupakan guru-guru kompeten di bidangnya, kegiatan mengalir mulus ke materi Wawasan Wiyata Mandala (40 menit). Di sesi ini, murid diajak menyelami visi, misi, dan budaya sekolah, lalu ditutup dengan merumuskan kesepakatan kelas bersama-sama.
Rasa ingin tahu murid baru juga difasilitasi dengan sangat interaktif melalui sesi "Aku dan Sekolahku" serta "Aku dan Sekitarku". Selama kurang lebih 95 menit, mereka diajak berkeliling melihat langsung fasilitas sekolah, mengenali lingkungan sekitar, hingga memetakan potensi bahaya demi menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama.
Pendidikan karakter tidak luput dari perhatian. Lewat sesi "Aku Anak Indonesia Hebat, Karakterku Kuat" yang berlangsung selama 75 menit, guru-guru memandu murid mempraktikkan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH) yang dikemas lewat aksi dan nyanyian. Menyadari pentingnya kecerdasan era masa kini, sekolah juga membekali mereka dengan materi Keadaban dan Keamanan Digital (35 menit). Para murid diajak berdiskusi aktif mengenai kampanye 3S (Screen Time, Screen Zone, Screen Break) agar mereka bisa lebih bijak, aman, dan nyaman saat bermedia sosial.
Hari pertama yang padat namun menyenangkan ini akhirnya ditutup dengan sesi refleksi dan doa selama 10 menit. Para murid diajak untuk memaknai kembali pengalaman seru mereka hari ini, menyanyi bersama, dan memupuk motivasi untuk menyambut esok hari. Lewat pendekatan yang komunikatif dan jauh dari perpeloncoan, hari pertama MPLS Ramah sukses menjadikan SMAN 2 Bandar Lampung sebagai rumah kedua yang hangat bagi ke-396 generasi penerus bangsa ini.