Generasi Z kerap diidentikkan dengan kemudahan akses belanja online, tren digital yang dinamis, serta gaya hidup serba cepat. Namun, di balik kepraktisan tersebut, ada tantangan lingkungan yang kian nyata. Merespons fenomena ini, tim dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMAN 2 Bandar Lampung, Rabu (29/7/2026).
Melalui workshop bertajuk βEco-Social: Membangun Kesadaran Konsumsi Berkelanjutan pada Gen Z di Perkotaanβ, tim dosen yang terdiri dari: Dr. Pujiati, S.Pd., M.Pd.; Prof. Dr. Erlina Rufaidah, M.Si.; Fiarika Dwi Utari, S.Pd., M.Pd.; Rahmawati, S.Pd., M.Pd.; dan Muhisom, M.Pd.I, turun langsung memberikan edukasi ekologis kepada para siswa kelas X E4. Kegiatan ini dikemas secara interaktif dengan berkolaborasi dalam pembelajaran Ekonomi yang diampu oleh Ibu Zaitun Ibrahim, S.Pd., M.Pd.
Mengubah Pola Pikir, Memulai dari Langkah Kecil
Workshop ini membimbing para siswa untuk menjadi konsumen yang bijakβmemenuhi kebutuhan hidup tanpa harus merusak lingkungan maupun mengorbankan masa depan generasi berikutnya. Para siswa diajak untuk menerapkan kebiasaan sederhana namun berdampak besar dalam keseharian mereka, seperti:
1. Membeli Produk Sesuai Kebutuhan: Mengontrol keinginan impulsif akibat tren belanja .
2. Prinsip Reuse: Menggunakan barang dengan masa pakai lebih lama.
3. Bijak Plastik: Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
4. Pilih Produk Ramah Lingkungan: Menjadikan keberlanjutan sebagai pertimbangan utama sebelum membeli.
"Gen Z adalah kunci. Mereka sangat dekat dengan media sosial dan arus tren. Jika kesadaran ini tertanam, mereka tidak hanya merubah diri sendiri, tetapi juga bisa menularkan gaya hidup hijau ini ke lingkungan sekitarnya," ujar perwakilan tim dosen FKIP Unila.
Sinergi Berkelanjutan dan Kampanye Digital
Rangkaian kegiatan pengabdian ini tidak berhenti dalam satu hari. Berlangsung sejak 2 Juli hingga 31 Agustus 2026, program ini diawali dengan komitmen resmi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Unila dan SMAN 2 Bandar Lampung.
Di akhir kegiatan, para siswa Gen Z diharapkan dapat menjadi agen perubahan (agents of change). Tak sekadar menerapkan pola hidup ramah lingkungan pada diri sendiri, mereka juga didorong untuk mengunggah kampanye edukatif di media sosial pribadi mereka.
Dengan semangat βSmall Steps, Big Impactβ, aksi nyata pelajar SMAN 2 Bandar Lampung ini membuktikan bahwa langkah kecil dari ruang kelas dapat membawa perubahan besar bagi bumi.