Meraih Masa Depan dari Negeri Rantau: Tujuh Siswa ADEM Resmi Bergabung dengan SMA Negeri 2 Bandar Lampung

Meraih Masa Depan dari Negeri Rantau: Tujuh Siswa ADEM Resmi Bergabung dengan SMA Negeri 2 Bandar Lampung

Bandar Lampung, 3 Juli 2026 — Langkah kaki Nabila, Lia, Nana, Kepin, Sael, Yothan, dan Cornelius memasuki gerbang SMA Negeri 2 Bandar Lampung bukan sekadar awal tahun ajaran baru. Hari itu menjadi penanda dimulainya perjalanan besar mereka dalam mengejar cita-cita, meski harus menempuh pendidikan jauh dari pelukan keluarga.

Ketujuh siswa tersebut merupakan peserta Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Mereka termasuk dalam kategori peserta didik repatriasi, yaitu anak-anak pekerja migran Indonesia yang selama ini tinggal dan menempuh pendidikan di Malaysia.

Program ADEM merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan menengah yang berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi peserta didik yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan akibat kondisi geografis maupun ekonomi. Melalui program ini, para siswa memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah-sekolah terbaik di berbagai daerah di Indonesia.

Di balik senyum dan semangat yang mereka tunjukkan, tersimpan kisah perjuangan keluarga yang penuh pengorbanan. Orang tua mereka memilih merantau ke Malaysia untuk bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit dan pertanian sayuran, meninggalkan kampung halaman di Sulawesi Selatan demi memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga. Perjuangan tersebut kini berlanjut melalui keberanian anak-anak mereka yang memilih kembali ke tanah air untuk menggapai pendidikan yang lebih baik.

Selama tiga tahun ke depan, Nabila, Lia, Nana, Kepin, Sael, Yothan, dan Cornelius akan menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Bandar Lampung. Mereka harus beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun persahabatan baru, dan belajar hidup mandiri jauh dari orang tua. Namun, jarak bukanlah penghalang bagi tekad mereka untuk meraih masa depan yang lebih cerah.

Pada Jumat (3/7), Kepala SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Sevensari, bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dwi Atmanto, menyambut langsung kedatangan para siswa setelah proses penyerahan dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung kepada pihak sekolah.

Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para siswa diperkenalkan kepada jajaran pimpinan sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta para guru yang akan mendampingi mereka sebagai ibu asuh selama menjalani pendidikan. Selanjutnya, mereka juga diantarkan dan diserahkan kepada ibu kos yang akan menjadi tempat tinggal mereka selama berada di Bandar Lampung.

Bagi SMA Negeri 2 Bandar Lampung, kehadiran para siswa ADEM bukan hanya menambah anggota keluarga besar sekolah, tetapi juga menghadirkan cerita tentang keberanian, ketekunan, dan harapan. Mereka datang membawa mimpi yang sama: memperoleh pendidikan terbaik sebagai bekal untuk mengubah masa depan diri, keluarga, dan daerah asal mereka.

Perjalanan mereka baru saja dimulai. Akan ada tantangan yang harus dihadapi, kerinduan kepada keluarga yang harus dipendam, dan berbagai proses adaptasi yang harus dilalui. Namun, dengan dukungan sekolah, para guru, orang tua asuh, serta seluruh warga SMA Negeri 2 Bandar Lampung, setiap langkah yang mereka tempuh diharapkan menjadi pijakan menuju masa depan yang gemilang.

Karena pada akhirnya, pendidikan bukan sekadar tentang belajar di ruang kelas. Pendidikan adalah jembatan yang menghubungkan mimpi dengan kenyataan, sekaligus bukti bahwa setiap anak Indonesia, di mana pun mereka berasal, berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

📰 Semua Berita